BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Sleep Calling Pasangan Jarak Jauh dalam Kamar Tidur

Ukuran huruf
Print 0
Sleep Calling Pasangan Jarak Jauh dalam Kamar Tidur

Apa Itu Sleep Calling? Fungsi dan Cara Menggunakannya

Dalam dunia modern yang semakin terhubung, banyak cara unik muncul untuk menjaga hubungan antar manusia. Salah satu tren yang kini populer adalah sleep calling atau yang dikenal sebagai "panggilan tidur". Aktivitas ini tidak hanya sekadar kebiasaan romantis, tetapi juga memiliki makna psikologis yang mendalam. Bagi sebagian orang, sleep calling menjadi jembatan emosional yang menghubungkan pasangan, terutama yang menjalani hubungan jarak jauh (LDR). Namun, apa sebenarnya arti dari sleep calling? Apa fungsinya? Dan bagaimana cara melakukannya dengan benar?

Secara sederhana, sleep calling adalah kegiatan menelepon atau melakukan panggilan video dengan pasangan hingga salah satu atau keduanya tertidur. Tujuannya adalah untuk merasa lebih dekat dan mengurangi rasa kesepian, terutama bagi pasangan LDR. Aktivitas ini memberikan rasa nyaman dan aman seolah-olah pasangan berada di dekat. Banyak orang memandang sleep calling sebagai cara untuk tetap merasakan kehadiran orang yang dicintai meski secara fisik tidak bisa bersama.

Meskipun terdengar sederhana, sleep calling ternyata memiliki dampak psikologis dan emosional yang signifikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang apa itu sleep calling, manfaatnya, serta tips agar aktivitas ini tetap sehat dan bermanfaat. Selain itu, kita juga akan mengupas risiko yang mungkin muncul jika dilakukan tanpa batasan.

Apa Itu Sleep Calling?

Sleep calling atau sleep call adalah istilah yang merujuk pada kebiasaan menelepon atau melakukan panggilan video dengan pasangan sebelum tidur, biasanya hingga salah satu atau keduanya tertidur. Aktivitas ini sering dilakukan oleh pasangan yang tinggal jauh dari satu sama lain, seperti dalam hubungan jarak jauh. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat ikatan emosional dan memberikan rasa aman serta nyaman.

Secara etimologis, kata “sleep” merujuk pada tidur, sedangkan “calling” berarti panggilan. Jadi, sleep calling bisa diartikan sebagai “panggilan tidur”. Meskipun istilah ini muncul belakangan, konsepnya sudah ada sejak lama—sebagai bentuk komunikasi yang membuat pasangan tetap terhubung meski tidak bisa bertemu secara langsung.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, penggunaan ponsel sebelum tidur dapat menekan produksi hormon melatonin, yang penting untuk mengatur siklus tidur. Hal ini menunjukkan bahwa sleep calling perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu kualitas tidur.

Manfaat Sleep Calling

Meski terdengar seperti aktivitas sederhana, sleep calling memiliki manfaat yang cukup signifikan, terutama dalam konteks hubungan percintaan. Berikut beberapa manfaat utama dari sleep calling:

  1. Mengurangi Rasa Kesepian
    Suara pasangan bisa memberikan sensasi kehadiran meski secara fisik tidak berada di ruangan yang sama. Kehadiran auditif ini membantu otak merasa ditemani, sehingga perasaan terisolasi atau kesepian berkurang. Pada orang yang tinggal sendiri, efek ini bisa membantu menurunkan kecemasan malam hari dan memberikan kualitas tidur yang lebih nyaman.

  2. Meningkatkan Keintiman Emosional
    Sleep calling menciptakan ruang aman bagi pasangan untuk berbicara secara santai sebelum terlelap—mulai dari curhat ringan, evaluasi hari, hingga saling memastikan kondisi masing-masing. Kebiasaan ini membangun koneksi emosional yang konsisten dan meningkatkan perasaan kedekatan, bahkan pada hubungan jarak jauh.

  3. Memberikan Rasa Aman dan Tenang
    Mendengar suara orang yang dicintai dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin, yaitu hormon yang berhubungan dengan rasa nyaman dan kepercayaan. Hal ini membuat tubuh lebih rileks, menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik (respons “fight or flight”), dan membantu seseorang tidur lebih cepat.

  4. Membentuk Rutinitas Tidur yang Lebih Teratur
    Beberapa pasangan menggunakan sleep calling sebagai sinyal bahwa waktu tidur sudah tiba. Rutinitas ini dapat membantu membentuk sleep hygiene yang baik, terutama bila dilakukan secara konsisten pada jam yang sama. Ritme tidur yang stabil berdampak positif terhadap kualitas tidur dan energi harian.

  5. Menurunkan Stres Sebelum Tidur
    Obrolan ringan sebelum tidur membantu mengalihkan pikiran dari tekanan pekerjaan atau masalah sehari-hari. Proses ini memberi kesempatan tubuh untuk masuk ke mode relaksasi. Bahkan, mendengar napas pasangan yang mulai teratur saat tidur dapat menciptakan suasana yang menenangkan.

Dampak Negatif Sleep Calling

Meskipun sleep calling memiliki manfaat, aktivitas ini juga memiliki potensi dampak negatif terhadap kesehatan, terutama jika dilakukan secara berlebihan atau tidak bijak. Berikut beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

  1. Gangguan Kualitas Tidur
    Cahaya dari layar ponsel, suara notifikasi, atau percakapan yang terputus-putus dapat mengganggu siklus tidur alami. Menurut penelitian, paparan cahaya biru dari layar ponsel dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

  2. Ketergantungan
    Terlalu sering melakukan sleep calling dapat menyebabkan ketergantungan, sehingga sulit tidur tanpa kehadiran suara pasangan. Ini bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk tidur mandiri.

  3. Masalah Kesehatan Fisik
    Paparan radiasi ponsel yang terlalu lama dapat menimbulkan masalah kesehatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk membatasi penggunaan ponsel sebelum tidur.

  4. Kesulitan dalam Memisahkan Diri
    Jika dilakukan terlalu sering, sleep calling bisa membuat seseorang sulit memisahkan diri dari pasangan, bahkan ketika mereka tidak bisa bersama secara fisik.

Tips Melakukan Sleep Calling yang Sehat

Jika ingin melakukan sleep calling, berikut beberapa tips untuk meminimalkan dampak negatifnya:

  • Batasi Durasi: Usahakan untuk tidak melakukan sleep calling setiap malam. Beri waktu bagi tubuh untuk beristirahat tanpa gangguan.
  • Gunakan Mode Malam: Aktifkan mode malam pada ponsel untuk mengurangi paparan cahaya biru yang dapat mengganggu tidur.
  • Matikan Notifikasi: Nonaktifkan semua notifikasi agar tidak mengganggu tidurmu atau pasangan.
  • Jauhkan Ponsel dari Tempat Tidur: Letakkan ponsel di meja atau tempat yang agak jauh dari tempat tidur untuk mengurangi paparan radiasi.
  • Pertimbangkan Alternatif Lain: Coba metode lain untuk menjaga keintiman, seperti mengirim pesan suara atau video singkat di siang hari.

Alasan Seseorang Melakukan Sleep Calling

Ada beberapa alasan mengapa seseorang memilih untuk melakukan sleep calling:

  • Mengurangi Rasa Kesepian: Terutama bagi mereka yang tinggal sendiri atau sedang berjauhan dengan orang yang dicintai.
  • Meningkatkan Kualitas Tidur: Suara orang terdekat dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga membantu lebih mudah terlelap.
  • Mempererat Hubungan: Sleep calling menjadi momen berbagi cerita dan perasaan, sehingga memperkuat ikatan emosional.
  • Mengatasi Kecemasan: Bagi sebagian orang, sleep calling dapat membantu mengurangi kecemasan dan pikiran negatif sebelum tidur.

Kapan Harus Menghindari Sleep Calling?

Beberapa kondisi mengharuskan kamu untuk menghindari sleep calling:

  • Saat Merasa Sangat Lelah: Tubuh membutuhkan istirahat yang berkualitas saat merasa lelah. Sleep calling dapat mengganggu proses pemulihan tubuh.
  • Saat Memiliki Masalah Tidur: Jika kamu sudah memiliki masalah tidur seperti insomnia, sleep calling dapat memperburuk kondisi tersebut.
  • Saat Pasangan Sedang Sakit: Biarkan pasangan beristirahat dengan tenang saat sedang sakit. Sleep calling justru dapat mengganggu istirahatnya.

Kesimpulan

Sleep calling dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk menjaga hubungan, terutama bagi pasangan LDR. Namun, penting untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas tidur dan kesehatan. Lakukan sleep calling dengan bijak dan perhatikan tips yang telah disebutkan untuk meminimalkan risiko negatifnya. Jika kamu mengalami gangguan tidur akibat menjalani sleep calling, kamu bisa bicara dengan psikiater di Halodoc. Mungkin saja, gangguan tidur yang kamu alami berkaitan dengan kecemasan atau stres. Jangan khawatir, psikiater di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun.

Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin