BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Apa Itu Oncom? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Ukuran huruf
Print 0

Oncom khas Sunda dalam wadah kerajinan

Oncom adalah makanan fermentasi tradisional yang berasal dari Jawa Barat dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Nusantara. Dikenal dengan rasa gurih dan tekstur yang khas, oncom tidak hanya memiliki nilai gizi tinggi tetapi juga sangat ekonomis. Bagi masyarakat Sunda, oncom sering kali dijadikan sebagai lauk pendamping nasi atau bahan utama dalam berbagai hidangan rumah tangga. Meskipun secara umum dikenal sebagai tempe bercendawan, oncom memiliki proses fermentasi yang berbeda dan karakteristik rasa yang unik. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang apa itu oncom, jenis-jenisnya, serta manfaat kesehatannya.

Oncom terbuat dari bahan-bahan alami seperti ampas tahu atau bungkil kacang tanah yang difermentasi menggunakan jamur tertentu. Proses fermentasi ini tidak hanya memberikan aroma dan rasa khas, tetapi juga meningkatkan kandungan gizi pada oncom. Karena sifatnya yang mudah menyerap bumbu, oncom bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari tumisan hingga gorengan. Selain itu, oncom juga memiliki keunggulan dalam hal harga yang terjangkau, menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga yang ingin mengonsumsi sumber protein nabati tanpa menguras kantong.

Dalam dunia kuliner Indonesia, oncom merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam masakan khas Sunda. Tidak hanya sebagai lauk, oncom juga bisa menjadi bahan dasar dalam resep-resep kreatif yang memadukan rasa pedas, gurih, dan segar. Dengan pengetahuan yang cukup, siapa pun dapat mengolah oncom menjadi hidangan yang lezat dan bernutrisi. Mari kita simak lebih jauh mengenai pengertian, jenis, dan manfaat oncom dalam artikel ini.

Apa Itu Oncom?

Oncom adalah makanan fermentasi yang berasal dari Jawa Barat dan termasuk dalam kategori olahan kedelai atau kacang tanah. Bahan utamanya adalah ampas tahu (bungkil tahu) atau bungkil kacang tanah yang difermentasi menggunakan jamur tertentu. Proses fermentasi ini menghasilkan produk yang kaya akan protein, vitamin B kompleks, dan mineral, sehingga oncom memiliki nilai gizi yang tinggi meskipun harganya sangat terjangkau.

Secara umum, oncom dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu oncom merah dan oncom hitam. Oncom merah dibuat menggunakan jamur Neurospora sitophila, sedangkan oncom hitam menggunakan jamur Rhizopus oligosporus yang juga digunakan dalam pembuatan tempe. Perbedaan jenis jamur ini menciptakan perbedaan rasa dan tekstur antara kedua jenis oncom tersebut. Oncom merah memiliki rasa yang lebih kuat dan aroma yang khas, sementara oncom hitam cenderung lebih lembut dan sedikit lebih ringan.

Proses fermentasi oncom tidak hanya mengubah tekstur bahan baku, tetapi juga meningkatkan daya cerna protein dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Hal ini membuat oncom menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin mengonsumsi sumber protein nabati yang sehat dan murah. Selain itu, oncom juga memiliki daya tahan yang cukup lama jika disimpan dengan benar, sehingga cocok untuk dijadikan stok makanan di rumah.

Jenis-Jenis Oncom

Ada dua jenis oncom yang paling umum ditemui di pasar tradisional dan toko makanan khas Sunda, yaitu oncom merah dan oncom hitam. Masing-masing jenis memiliki karakteristik rasa, tekstur, dan cara pengolahan yang berbeda.

1. Oncom Merah

Oncom merah terbuat dari bungkil tahu yang difermentasi menggunakan jamur Neurospora sitophila. Proses fermentasi ini memberikan warna merah pada permukaan oncom dan aroma khas yang kuat. Rasa oncom merah cenderung lebih gurih dan sedikit pedas, karena adanya kandungan asam amino yang tinggi. Teksturnya lebih padat dan sedikit keras dibandingkan oncom hitam, sehingga cocok untuk dimasak dengan metode tumis atau digoreng.

Oncom merah biasanya digunakan dalam hidangan seperti tumis oncom, sambal oncom, atau pepes oncom. Untuk hasil yang optimal, oncom merah perlu dibersihkan terlebih dahulu dari lapisan jamur yang terlalu tebal sebelum diolah. Bumbu yang digunakan biasanya terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, dan daun kemangi untuk menambah aroma segar.

2. Oncom Hitam

Oncom hitam dibuat dari bungkil kacang tanah yang difermentasi menggunakan jamur Rhizopus oligosporus, sama seperti pada pembuatan tempe. Proses fermentasi ini menghasilkan warna hitam pada permukaan oncom dan rasa yang lebih lembut dibandingkan oncom merah. Teksturnya lebih lunak dan mudah menyerap bumbu, sehingga cocok untuk dimasak dengan berbagai cara, seperti digoreng, ditumis, atau dikukus.

Oncom hitam sering digunakan dalam hidangan seperti sambal oncom, oncom goreng, atau tumis oncom dengan sayuran. Karena rasanya yang lebih netral, oncom hitam bisa dipadukan dengan berbagai bumbu dan rempah sesuai selera. Banyak orang juga menyukai oncom hitam karena teksturnya yang lebih lembut dan mudah diolah.

Manfaat Kesehatan Oncom

Oncom tidak hanya enak dimakan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan karena kandungan gizinya yang tinggi. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari mengonsumsi oncom:

1. Sumber Protein Nabati

Oncom kaya akan protein nabati yang mudah dicerna oleh tubuh. Protein ini bermanfaat untuk memperbaiki jaringan tubuh, membangun otot, dan menjaga fungsi organ-organ penting. Kandungan protein pada oncom bahkan lebih tinggi daripada beberapa jenis kacang-kacangan, menjadikannya pilihan ideal untuk vegetarian atau penderita penyakit yang membutuhkan asupan protein rendah lemak.

2. Mengandung Vitamin B Kompleks

Oncom mengandung vitamin B kompleks seperti B1, B2, dan B6 yang berperan dalam metabolisme energi dan kesehatan sistem saraf. Vitamin B juga membantu meningkatkan fungsi otak dan menjaga kesehatan kulit serta rambut.

3. Sumber Serat

Kandungan serat pada oncom membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah konstipasi. Serat juga berperan dalam menjaga kadar kolesterol dalam darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Kaya Akan Mineral

Oncom mengandung mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, darah, dan fungsi jantung. Mineral-mineral ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung aktivitas seluler.

5. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Kandungan antioksidan dan probiotik pada oncom membantu meningkatkan imunitas tubuh dan melindungi dari infeksi. Probiotik dalam oncom juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga memperbaiki pencernaan dan mencegah gangguan pencernaan.

Tips Memasak Oncom yang Sempurna

Untuk mendapatkan hasil masakan oncom yang maksimal, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

1. Pilih Oncom yang Segar

Pastikan oncom yang kamu gunakan masih segar dengan warna cerah dan tidak berbau busuk. Oncom yang baik memiliki lapisan jamur yang merata dan tekstur yang padat. Hindari oncom yang terlalu lembek atau berjamur berlebihan karena akan mengurangi rasa dan kualitas hidangan.

2. Bersihkan Oncom Sebelum Dimasak

Sebelum memasak, bersihkan oncom dari lapisan jamur yang terlalu tebal dengan cara menyikatnya secara lembut atau membuang bagian terluarnya. Hal ini akan membuat tekstur akhir hidangan lebih halus dan tidak terlalu berjamur.

3. Sesuaikan Metode Pengolahan

Oncom bisa diolah dengan berbagai cara, seperti tumis, goreng, atau dikukus. Pastikan kamu memilih metode yang sesuai dengan jenis hidangan yang ingin kamu buat. Misalnya, oncom merah lebih cocok untuk tumisan, sementara oncom hitam bisa digoreng atau dikukus.

4. Gunakan Bumbu yang Sesuai

Oncom memiliki rasa dasar yang netral, sehingga sangat cocok untuk dipadukan dengan berbagai bumbu dan rempah. Gunakan bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan daun kemangi untuk menambah cita rasa. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan bumbu sesuai selera.

5. Jangan Terlalu Lama Memasak

Oncom tidak boleh dimasak terlalu lama karena akan membuat teksturnya terlalu hancur dan kehilangan bentuk. Masak dengan api sedang hingga bumbu meresap tanpa merusak tekstur oncom. Waktu ideal untuk memasak oncom adalah sekitar 10-15 menit setelah semua bahan tercampur.

Dengan tips di atas, kamu bisa memasak oncom dengan hasil yang sempurna dan lezat. Jangan ragu untuk mencoba berbagai variasi resep oncom dan kreasikan sesuai selera. Siapa tahu, olahan oncom yang kamu buat bisa menjadi favorit baru di rumah!

Apa Itu Oncom? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin