
Jajanan pasar adalah bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Indonesia. Dikenal dengan rasa yang khas, tampilan yang menarik, dan harga yang terjangkau, jajanan pasar telah menjadi salah satu camilan favorit masyarakat sejak dahulu hingga kini. Dari kue basah hingga gorengan, berbagai jenis jajanan pasar hadir dalam beragam bentuk dan cita rasa, mencerminkan kekayaan warisan budaya Nusantara. Meskipun perkembangan teknologi dan gaya hidup modern membuat banyak orang beralih ke makanan instan, jajanan pasar tetap bertahan sebagai pilihan utama bagi mereka yang menginginkan rasa autentik dan pengalaman nostalgia.
Di tengah persaingan dengan makanan modern, jajanan pasar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Banyak pedagang kini memodifikasi resep tradisional untuk menyesuaikan selera konsumen masa kini, sambil tetap menjaga esensi dan karakteristik asli dari setiap kue. Tidak hanya sebagai camilan, jajanan pasar juga sering digunakan dalam acara adat, perayaan, atau bahkan sebagai oleh-oleh khas daerah. Kehadirannya tidak hanya memberi kepuasan rasa, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya yang kuat.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai macam jajanan pasar yang populer dan unik di Indonesia. Mulai dari kue manis seperti klepon dan onde-onde, hingga jajanan gurih seperti lemper dan risoles, serta olahan umbi seperti getuk dan cenil. Setiap jenis jajanan memiliki cerita dan cara pembuatan yang khas, sehingga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Mari eksplorasi ragam jajanan pasar yang kaya akan makna dan rasa!
Kategori Kue Basah Manis (Sweet Treats)
Kue basah manis adalah salah satu jenis jajanan pasar yang paling diminati karena rasanya yang legit dan tampilannya yang menarik. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti tepung ketan, santan, dan gula merah, kue-kue ini sering kali dibuat dengan metode tradisional yang mempertahankan rasa asli. Berikut beberapa contoh kue basah manis yang populer:
-
Klepon
Klepon adalah kue bulat kecil berwarna hijau yang terbuat dari tepung ketan dan diisi dengan gula merah cair. Bagian luarnya dilapisi parutan kelapa segar, memberikan sensasi lembut dan manis saat dimakan. Warna hijau berasal dari ekstrak daun pandan atau suji, yang juga memberikan aroma harum. Klepon biasanya disajikan dalam keadaan dingin atau hangat, tergantung preferensi konsumen. -
Onde-Onde
Onde-onde merupakan kue bulat yang permukaannya ditaburi biji wijen. Kulitnya renyah di luar dan lembut di dalam, dengan isian pasta kacang hijau yang manis. Selain varian klasik, kini ondo-onde tersedia dalam berbagai rasa seperti cokelat, keju, dan ubi ungu, sesuai dengan perkembangan selera konsumen. -
Kue Lapis
Kue lapis terdiri dari beberapa lapisan warna-warni yang menarik, seperti merah, putih, hijau, atau cokelat. Terbuat dari campuran tepung beras, tepung kanji, santan, dan gula, kue ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Cara menyantapnya bisa langsung digigit atau secara perlahan, lapis demi lapis. -
Dadar Gulung
Dadar gulung adalah kue tipis berbentuk gulungan yang dibuat dari adonan telur dan santan. Isian kue ini biasanya berupa parutan kelapa yang dicampur gula merah atau unti. Tekstur lembut dari kulit dadar dan rasa manis dari isian membuat dadar gulung menjadi salah satu jajanan pasar yang sangat disukai. -
Kue Cucur
Kue cucur memiliki bentuk bulat pipih dengan bagian tengah yang menonjol dan pinggiran yang berserat. Rasanya dominan manis karena menggunakan gula merah. Proses penggorengannya memberikan tekstur sedikit berminyak namun legit. Kue ini sering ditemui dalam upacara adat, khususnya di kalangan masyarakat Betawi.
Kategori Jajanan Gurih dan Asin (Savory Snacks)
Selain kue manis, jajanan pasar juga menyediakan berbagai pilihan jajanan gurih dan asin yang cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi. Kue-kue ini umumnya terbuat dari bahan-bahan seperti ketan, beras, atau tepung terigu, dan memiliki rasa yang kaya akan rempah serta bumbu.
-
Lemper
Lemper adalah kudapan yang terbuat dari ketan yang dimasak dengan santan, lalu diisi dengan cincangan daging ayam atau abon sapi. Kue ini dibungkus dengan daun pisang dan memiliki aroma khas yang menggugah selera. Lemper bisa dikukus atau dibakar untuk memaksimalkan rasa dan aroma. -
Risoles
Risoles adalah kue yang terdiri dari dadar tepung yang diisi dengan ragout (campuran sayuran, daging, dan saus putih) atau variasi modern seperti smoked beef, telur mayo. Setelah diisi, risoles dilapisi tepung panir dan digoreng hingga renyah. Tekstur creamy di dalam dan crunchy di luar membuatnya sangat populer. -
Arem-Arem
Arem-arem mirip dengan lemper, tetapi bahan dasarnya adalah beras bukan ketan. Isian arem-arem lebih beragam, mulai dari sambal goreng hati, daging cincang, hingga tempe pedas. Ukurannya yang besar menjadikannya sebagai alternatif sarapan yang mengenyangkan. -
Semar Mendem
Semar Mendem adalah kue ketan isi ayam yang dibungkus dengan dadar telur tipis. Nama "Semar Mendem" berasal dari tokoh pewayangan Semar yang dikenal gemar memakan kue ini. Biasanya disajikan dengan siraman santan kental atau dimakan begitu saja. -
Pastel
Pastel adalah kue dengan kulit pastry renyah yang digoreng, berbentuk setengah lingkaran dengan pilinan khas di pinggirnya. Isian pastel tradisional biasanya terdiri dari bihun, potongan wortel, kentang, dan terkadang suwiran ayam. Pastel sangat nikmat disantap hangat-hangat dengan cabai rawit hijau atau sambal kacang.
Jajanan Berbahan Dasar Singkong dan Umbi
Kreativitas leluhur dalam mengolah hasil bumi melahirkan berbagai jajanan pasar unik berbahan dasar umbi-umbian. Kue-kue ini memiliki tekstur kenyal dan rasa yang khas, serta sering kali mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional.
-
Getuk
Getuk terbuat dari singkong yang dikukus, ditumbuk halus, dan dicampur dengan gula. Ada dua jenis getuk yang populer, yaitu getuk lindri yang dicetak memanjang seperti mie dan getuk goreng khas Sokaraja. -
Cenil
Cenil adalah kue berbentuk bulat atau kotak kecil yang terbuat dari pati ketela pohon. Teksturnya sangat kenyal dan disajikan dengan taburan kelapa dan gula pasir. Cenil memiliki rasa manis yang khas dan sering disajikan sebagai camilan sore hari. -
Combro dan Misro
Combro dan Misro adalah dua jajanan yang berasal dari parutan singkong. Combro berisi sambal oncom yang pedas, sedangkan Misro berisi gula merah yang manis. Kedua kue ini sering ditemui di pasar-pasar tradisional dan memiliki rasa yang khas.
Tips Memilih Jajanan Pasar yang Berkualitas
Membeli jajanan pasar membutuhkan ketelitian agar mendapatkan rasa terbaik dan aman dikonsumsi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
- Perhatikan Kesegaran: Jajanan pasar, terutama yang mengandung santan (kue basah), tidak tahan lama. Pastikan teksturnya masih lembut, tidak berlendir, dan tidak berbau asam/basi.
- Warna yang Wajar: Hindari kue dengan warna yang terlalu mencolok atau berpendar, karena dikhawatirkan menggunakan pewarna tekstil yang berbahaya. Pilihlah warna yang terlihat alami.
- Kebersihan Penjual: Belilah di tempat yang tertutup atau setidaknya kuenya ditutup plastik/kaca agar terhindar dari debu dan lalat.
Melestarikan jajanan pasar bukan hanya soal menjaga resep, tetapi juga menjaga keberlangsungan pedagang kecil dan identitas kuliner bangsa. Dengan mengenal dan terus mengonsumsinya, kita turut serta merawat kekayaan budaya Indonesia.
0Komentar