BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Berbagai jenis kerang di pasar ikan segar

Ukuran huruf
Print 0
Berbagai jenis kerang di pasar ikan segar

Berbagai Macam Kerang yang Bisa Anda Temukan di Pasaran

Kerang adalah salah satu komoditas laut yang sangat populer, baik sebagai bahan makanan maupun dalam industri kerajinan. Dikenal dengan cangkangnya yang kuat dan dagingnya yang lezat, kerang memiliki peran penting dalam ekosistem laut dan kehidupan manusia. Di pasaran, kerang hadir dalam berbagai macam jenis, masing-masing dengan ciri khas, habitat, dan manfaat yang berbeda. Memahami variasi ini tidak hanya membantu konsumen memilih produk yang tepat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut.

Dari kerang dara hingga kerang simping, setiap jenis memiliki karakteristik unik yang membuatnya menonjol. Beberapa dari mereka digemari karena rasa lembut dan tekstur yang kenyal, sedangkan yang lain lebih dikenal karena nilai ekonomi tinggi, seperti mutiara atau kerajinan tangan. Selain itu, banyak kerang juga berperan sebagai indikator kesehatan lingkungan laut, karena kemampuan mereka menyaring air dan mengakumulasi logam berat.

Di Indonesia, kerang menjadi bagian dari tradisi kuliner yang kaya akan cita rasa. Baik dalam bentuk rebusan, tumisan, atau hidangan khas daerah, kerang selalu menjadi pilihan utama untuk menambah gurih dan gizi pada masakan. Namun, pemilihan kerang yang tepat sangat penting agar tidak terjadi risiko kesehatan akibat pengolahan yang kurang tepat atau penggunaan kerang yang tidak segar.

Mengenal berbagai jenis kerang juga memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati laut dan pentingnya perlindungan ekosistem. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan kerang, penting bagi kita untuk memahami cara memilih dan mengolahnya secara benar agar dapat dinikmati secara aman dan berkelanjutan.

Jenis-Jenis Kerang yang Umum Ditemukan

Kerang merupakan kelompok hewan laut yang termasuk dalam kelas Bivalvia, yang artinya tubuhnya dilindungi oleh dua cangkang yang bisa terbuka dan tertutup. Ada banyak jenis kerang yang bisa ditemukan di pasaran, masing-masing dengan ciri khas dan keistimewaan tersendiri. Berikut beberapa jenis kerang yang sering dijumpai:

1. Kerang Dara (Blood Cockle)

Kerang dara, juga dikenal sebagai blood cockle, memiliki cangkang berwarna cokelat kehitaman dengan garis-garis yang menyerupai alur. Nama "blood cockle" berasal dari cairan hemoglobin yang berwarna merah di dalam tubuhnya. Kerang ini biasanya ditemukan di pesisir berlumpur dan area mangrove, serta hidup di zona pasang surut. Cangkangnya tebal dan bergerigi, sehingga mudah dikenali.

Daging kerang dara kaya akan protein (sekitar 10%) dan rendah lemak, sehingga cocok untuk diet sehat. Rasa dagingnya gurih dan lembut, cocok untuk diolah menjadi rebusan, tumisan, atau dibakar. Kerang dara juga sering dikonsumsi dalam masakan tradisional daerah pesisir.

2. Kerang Hijau (Green Mussel)

Kerang hijau memiliki cangkang berwarna hijau mengkilap dan melekat kuat pada permukaan seperti batu atau kerangka laut. Spesies ini tumbuh sangat cepat dan bisa mencapai ukuran pasaran dalam waktu 6–12 bulan. Salah satu keunggulan kerang hijau adalah kemampuannya sebagai filter-feeder, yang berarti ia menyaring air dan menghilangkan polutan.

Ciri khas kerang hijau adalah warna hijau terang pada cangkang bagian luar. Habitatnya umumnya di bebatuan atau tiang-tiang pelabuhan. Dagingnya lembut dan memiliki rasa yang lezat, sehingga sering digunakan dalam masakan seperti kerang saus tiram atau kerang rebus. Kerang hijau juga menjadi bahan dasar dalam beberapa olahan seafood yang populer.

3. Kerang Simping (Scallop)

Kerang simping atau scallop adalah salah satu jenis kerang yang dikenal dengan tekstur daging yang lembut dan rasanya manis. Karena kualitasnya yang tinggi, kerang simping sering dihargai dalam restoran kelas menengah hingga mewah. Cangkangnya berbentuk kipas dengan lekuk gelombang yang menarik.

Kerang simping hidup di dasar laut berpasir atau berlumpur, dan termasuk dalam kategori Bivalvia nektonic, yang berarti ia bisa bergerak cukup aktif. Dagingnya putih dan lembut, cocok untuk dimasak dengan berbagai cara seperti panggang, goreng, atau diolah menjadi sup. Kerang simping juga sering digunakan dalam masakan internasional seperti sushi atau steak laut.

4. Kerang Tiram (Oyster)

Tiram adalah salah satu jenis kerang yang paling populer di dunia, baik untuk dikonsumsi mentah maupun dimasak. Hidup menempel di batu atau karang, tiram memiliki cangkang yang berbentuk tidak simetris dan sering kali berwarna abu-abu atau kecokelatan. Tiram terkenal dengan rasa lembut dan gurih, serta kandungan nutrisi yang tinggi, seperti vitamin B12 dan omega-3.

Beberapa jenis tiram juga menghasilkan mutiara alami, yang membuatnya bernilai ekonomi tinggi. Tiram bisa dimakan mentah, panggang, atau digoreng. Di Indonesia, tiram sering ditemukan di pasar-pasar ikan segar dan disajikan dalam berbagai hidangan lokal.

5. Kerang Kima (Giant Clam)

Kerang kima adalah jenis kerang terbesar di dunia, dengan ukuran bisa mencapai lebih dari 1 meter dan berat hingga 200 kg. Hidup di laut dangkal, terutama di terumbu karang, kerang kima memiliki cangkang yang besar dan berwarna cerah. Meskipun ukurannya besar, kerang kima jarang dikonsumsi karena dilindungi di beberapa negara.

Selain itu, kerang kima juga memiliki peran penting dalam ekosistem laut, karena kemampuannya menyaring air dan memberikan habitat bagi makhluk laut lain. Meski tidak umum dijual di pasar, kerang kima sering menjadi objek wisata bahari karena keindahannya.

6. Kerang Mutiara (Pearl Oyster)

Kerang mutiara adalah spesies khusus dari tiram yang dikenal karena kemampuannya menghasilkan mutiara alami. Mereka hidup di laut dan sering dibudidayakan untuk keperluan industri perhiasan. Cangkangnya berwarna putih dan mengkilap, dengan struktur yang sangat halus.

Meskipun kerang mutiara tidak umum dikonsumsi, mereka memiliki nilai ekonomi tinggi karena mutiara yang dihasilkannya. Budidaya kerang mutiara telah berkembang pesat di berbagai daerah pesisir, terutama di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.

7. Kerang Bakau

Kerang bakau hidup di sekitar hutan mangrove dan memiliki bentuk cangkang yang memanjang serta ukuran yang lebih kecil dibandingkan kerang lainnya. Biasanya ditemukan di daerah pesisir, kerang bakau sering dimasak dalam hidangan tradisional seperti kerang bakar atau kerang tumis.

Cangkangnya tidak terlalu tebal, dan dagingnya memiliki rasa yang khas. Kerang bakau juga sering digunakan dalam masakan lokal yang menggunakan bahan-bahan alami dari laut.

Tips Memilih Kerang yang Segar dan Berkualitas

Memilih kerang yang segar dan berkualitas sangat penting untuk memastikan rasa dan keamanan saat dikonsumsi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti saat membeli kerang:

  • Periksa Cangkang: Kerang segar memiliki cangkang yang tertutup rapat. Jika cangkang terbuka dan tidak bereaksi saat diketuk, kemungkinan besar kerang sudah mati.
  • Perhatikan Aroma: Kerang segar memiliki aroma laut yang segar dan menyegarkan. Hindari kerang yang berbau amis, busuk, atau belerang.
  • Lihat Tekstur Daging: Daging kerang segar terasa kenyal dan padat. Hindari kerang yang terasa lembek, berair, atau kusam.
  • Pilih Penjual Terpercaya: Pilih penjual yang jujur dan transparan tentang asal kerang. Penjual yang baik biasanya bisa memberi informasi lengkap tentang cara penyimpanan dan pengolahan.

Manfaat dan Peran Kerang dalam Ekosistem Laut

Selain sebagai sumber makanan, kerang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sebagai filter-feeder, kerang menyaring air dan menghilangkan partikel-partikel kecil seperti plankton dan kotoran. Proses ini membantu menjaga kejernihan air laut dan menjaga kesehatan lingkungan laut.

Selain itu, kerang juga berperan sebagai bioindicator, yaitu organisme yang dapat digunakan untuk menilai kualitas lingkungan. Karena kemampuan mereka menyimpan logam berat dan polutan, keberadaan atau ketidakhadiran kerang tertentu bisa menjadi indikator kesehatan ekosistem laut.

Kesimpulan

Berbagai macam kerang yang ada di pasaran menunjukkan keanekaragaman hayati laut yang luar biasa. Setiap jenis memiliki ciri khas, manfaat, dan peran dalam ekosistem. Dengan memahami jenis-jenis kerang dan cara memilihnya, kita tidak hanya bisa menikmati hidangan lezat, tetapi juga turut menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Jika Anda tertarik mengoleksi atau mengolah kerang, pastikan untuk memilih produk yang segar dan berasal dari sumber yang terpercaya. Dengan demikian, Anda dapat menikmati kelezatan dan manfaat dari berbagai jenis kerang tanpa khawatir akan risiko kesehatan.

Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin