BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Macam Macam Jajan Pasar yang Populer dan Enak Dicoba

Ukuran huruf
Print 0
Macam Macam Jajan Pasar yang Populer dan Enak Dicoba

Jajanan pasar menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Sejak dulu hingga kini, jajanan ini tidak hanya sekadar camilan, tetapi juga menjadi simbol budaya dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Dengan rasa yang lezat, harga yang terjangkau, dan bentuk yang menarik, jajanan pasar mampu memikat hati berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya bisa menemukan kesukaan mereka dalam ragam jajanan pasar yang tersedia.

Dalam dunia kuliner modern yang serba cepat dan instan, jajanan pasar tetap bertahan sebagai pilihan utama bagi banyak orang. Tidak hanya karena rasanya yang autentik, tetapi juga karena nilai-nilai tradisional yang terkandung di dalamnya. Berbagai jenis jajanan pasar hadir dengan rasa manis, gurih, atau asin, sehingga cocok untuk berbagai situasi dan selera. Dari klepon hingga onde-onde, setiap jenis memiliki ciri khas dan sejarah yang unik.

Ketertarikan terhadap jajanan pasar tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada cara penyajiannya yang sederhana namun menggugah selera. Banyak orang yang merasa nostalgia saat mengonsumsi jajanan pasar, terutama ketika mereka masih kecil. Kehadiran jajanan pasar juga memberikan peluang bagi para pedagang kecil untuk berkembang dan menjaga warisan kuliner Nusantara. Dengan demikian, jajanan pasar tidak hanya menjadi camilan, tetapi juga bagian dari identitas bangsa yang harus dilestarikan.

Macam-Macam Jajan Pasar yang Populer dan Enak Dicoba

Jajanan pasar Indonesia sangat beragam, mulai dari yang manis hingga gurih. Setiap daerah memiliki varian sendiri yang mencerminkan kekayaan budaya dan bahan lokal. Berikut adalah beberapa jenis jajanan pasar yang populer dan patut dicoba:

1. Klepon

Klepon adalah salah satu jajanan pasar yang paling ikonik. Bentuknya bulat kecil dengan warna hijau alami dari ekstrak daun pandan atau suji. Di dalamnya terdapat isian gula merah cair yang akan meleleh saat digigit. Bagian luar klepon dilapisi parutan kelapa segar, membuat teksturnya kenyal dan rasa yang manis serta gurih. Klepon biasanya disajikan dalam wadah daun pisang dan sering ditemui di pasar-pasar tradisional.

2. Onde-Onde

Onde-onde adalah jajanan pasar yang terkenal dengan taburan wijen di permukaannya. Kue ini dibuat dari tepung ketan yang digoreng hingga renyah di luar dan lembut di dalam. Isian klasik onde-onde adalah pasta kacang hijau, tetapi seiring perkembangan zaman, kini ada variasi seperti onde-onde cokelat, keju, atau ubi ungu. Onde-onde sangat cocok untuk camilan sore hari atau sebagai pendamping teh.

3. Kue Lapis

Kue lapis memiliki tampilan yang menarik dengan lapisan-lapisan berwarna-warni, seperti merah, putih, hijau, atau cokelat. Terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula, kue ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Kue lapis sering disajikan dalam acara adat atau syukuran karena filosofinya yang menggambarkan tahapan kehidupan.

4. Dadar Gulung

Dadar gulung adalah jajanan pasar yang terdiri dari kulit dadar tipis berwarna hijau (dari pandan) yang digulung dan diisi dengan parutan kelapa yang dimasak dengan gula merah. Rasa manis dan air dari isiannya memberikan sensasi yang khas. Dadar gulung sering disajikan dalam acara tradisional atau sebagai camilan harian.

5. Kue Cucur

Kue cucur memiliki bentuk bulat pipih dengan bagian tengah yang menonjol dan pinggiran berserat. Rasa manis dari gula merah membuat kue ini sangat enak. Proses pembuatannya melalui penggorengan, sehingga teksturnya sedikit berminyak. Kue cucur sering ditemui dalam upacara adat, terutama di wilayah Betawi.

6. Lemper

Lemper adalah jajanan pasar yang mirip dengan sushi. Terbuat dari ketan yang dimasak dengan santan, kemudian diisi dengan cincangan daging ayam atau abon sapi, lalu dibungkus daun pisang. Aroma daun pisang yang membungkusnya memberikan wangi khas yang menggugah selera. Lemper biasanya dikukus atau dibakar sebentar untuk memaksimalkan aromanya.

7. Risoles

Risoles adalah jajanan pasar yang dipengaruhi oleh kuliner Eropa. Terdiri dari dadar tepung yang diisi dengan ragout (campuran sayuran, daging, dan saus putih) atau varian modern seperti smoked beef telur mayo. Risoles digoreng hingga renyah dan memiliki tekstur creamy di dalam serta crunchy di luar, membuatnya sangat digemari.

8. Arem-Arem

Arem-arem adalah jajanan pasar yang mirip dengan lemper atau lontong, tetapi menggunakan beras sebagai bahan dasar. Isiannya lebih beragam, mulai dari sambal goreng hati, daging cincang, hingga tempe pedas. Ukurannya yang cukup besar menjadikannya sebagai alternatif sarapan praktis yang mengenyangkan.

9. Semar Mendem

Semar Mendem adalah jajanan pasar yang terdiri dari ketan isi ayam. Berbeda dengan lemper yang dibungkus daun pisang, Semar Mendem dibungkus dengan dadar telur tipis. Nama "Semar Mendem" konon berasal dari tokoh pewayangan Semar yang saking enaknya memakan kue ini sampai "mendem" atau mabuk kepayang karena kenikmatannya. Biasanya disajikan dengan siraman sedikit santan kental.

10. Pastel

Pastel adalah jajanan pasar yang terdiri dari kulit pastry renyah yang digoreng, berbentuk setengah lingkaran dengan pilinan khas di pinggirnya. Isian pastel tradisional biasanya terdiri dari bihun, potongan wortel, kentang, telur rebus, dan terkadang suwiran ayam. Pastel sangat nikmat disantap hangat-hangat dengan cabai rawit hijau atau sambal kacang.

Jajanan Pasar Berbahan Dasar Singkong dan Umbi

Selain kue-kue basah, ada juga jajanan pasar yang terbuat dari singkong dan umbi lainnya. Kreativitas leluhur dalam mengolah hasil bumi melahirkan berbagai macam jajanan yang unik dan lezat:

1. Getuk

Getuk adalah olahan singkong yang dikukus, ditumbuk halus dengan gula, dan disajikan dengan parutan kelapa. Ada getuk lindri yang dicetak memanjang seperti mie, dan getuk goreng khas Sokaraja. Getuk memiliki rasa manis dan tekstur lembut yang sangat menggugah selera.

2. Cenil

Cenil terbuat dari pati ketela pohon (tepung kanji), dibentuk bulat atau kotak kecil berwarna-warni, dan memiliki tekstur sangat kenyal. Disajikan dengan taburan kelapa dan gula pasir, cenil sangat cocok untuk camilan sore hari.

3. Combro dan Misro

Combro dan Misro adalah dua sejoli dari parutan singkong. Combro (Oncom di Jero) berisi sambal oncom yang pedas, sedangkan Misro (Amis di Jero) berisi gula merah yang manis. Keduanya memiliki tekstur kenyal dan rasa yang khas.

Tips Memilih Jajanan Pasar Berkualitas

Membeli jajanan pasar membutuhkan ketelitian agar mendapatkan rasa terbaik dan aman dikonsumsi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Perhatikan Kesegaran: Jajanan pasar, terutama yang mengandung santan (kue basah), tidak tahan lama. Pastikan teksturnya masih lembut, tidak berlendir, dan tidak berbau asam/basi.
  • Pilih Warna yang Wajar: Hindari kue dengan warna yang terlalu mencolok atau berpendar, karena dikhawatirkan menggunakan pewarna tekstil yang berbahaya. Pilihlah warna yang terlihat alami.
  • Kebersihan Penjual: Belilah di tempat yang tertutup atau setidaknya kuenya ditutup plastik/kaca agar terhindar dari debu dan lalat.

Melestarikan Budaya Melalui Jajanan Pasar

Melestarikan nama jajanan pasar bukan hanya soal menjaga resep, tetapi juga menjaga keberlangsungan pedagang kecil dan identitas kuliner bangsa. Dengan mengenal dan terus mengonsumsinya, kita turut serta merawat kekayaan budaya Indonesia. Jajanan pasar tidak hanya sekadar camilan, tetapi juga bagian dari sejarah dan tradisi yang perlu dijaga.

Dengan begitu, jajanan pasar tetap menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dari rasa yang lezat hingga cara penyajian yang sederhana, jajanan pasar mampu menghadirkan kehangatan dan nostalgia yang tak tergantikan.

Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin