BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Makna Lagu Niki oleh Oceans and Engines: Makna dan Pesan di Balik Lirik

Ukuran huruf
Print 0
NIKI Oceans and Engines music video concept

Makna Lagu 'Niki' oleh Oceans and Engines: Makna dan Pesan di Balik Lirik

Lagu "Oceans & Engines" oleh NIKI telah menjadi salah satu lagu yang paling menarik perhatian masyarakat, khususnya di Indonesia. Dengan lirik yang dalam dan emosional, lagu ini menggambarkan perjalanan batin seseorang yang sedang belajar melepaskan cinta besar dalam hidupnya. Meskipun berjudul "Oceans & Engines", maknanya jauh lebih dalam dari sekadar tentang samudra dan mesin. Lagu ini menyentuh hati banyak pendengar karena kemampuannya dalam menyampaikan perasaan kehilangan, kerinduan, dan pengertian bahwa kadang kita harus melepaskan sesuatu yang sangat berharga.

Sejak dirilis pada 2022, "Oceans & Engines" terus mendapat respons positif dari para penggemar musik. Lagu ini tidak hanya populer karena melodi yang indah, tetapi juga karena pesan yang disampaikan oleh NIKI melalui liriknya. Banyak orang merasa bahwa lagu ini mencerminkan pengalaman pribadi mereka sendiri, baik itu tentang hubungan yang berakhir atau rasa sakit yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ini menjadikan lagu ini sebagai salah satu contoh terbaik dari bagaimana musik bisa menjadi alat ekspresi emosi yang kuat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas makna lagu "Oceans & Engines" secara mendalam. Kami akan memecah lirik-liriknya menjadi beberapa bagian utama dan menjelaskan arti masing-masing bait. Selain itu, kami juga akan memberikan informasi tambahan tentang latar belakang lagu, pengaruhnya terhadap industri musik, serta bagaimana NIKI mengungkapkan perasaannya melalui lagu ini. Dengan demikian, pembaca akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang ingin disampaikan oleh NIKI lewat lagu ini.

Lirik Lagu dan Penjelasan Maknanya

Lirik "Oceans & Engines" oleh NIKI dibuka dengan deskripsi suasana yang tenang dan penuh perasaan. "Saturday sunset, we’re lyin’ on my bed with five hours to go" menggambarkan momen intim antara dua orang yang sedang berada di akhir hubungan mereka. Dengan lima jam tersisa, mereka saling bertautan tangan dan pikiran, namun ada ketakutan yang tak bisa dihapus. Ini menunjukkan betapa sulitnya untuk menghadapi akhir hubungan yang sebelumnya begitu dekat.

Selanjutnya, lirik "You wiped away tears but not fears" menunjukkan bahwa meski ada air mata, rasa takut dan kecemasan masih ada. Ini menggambarkan perasaan yang sering muncul saat seseorang ingin tetap kuat di depan orang lain, padahal di dalam hati sedang hancur. NIKI menggunakan bahasa yang sangat personal, sehingga banyak pendengar merasa bahwa lagu ini ditulis untuk mereka sendiri.

Bait "You said, 'Baby, don’t cry, we’ll be fine'" menunjukkan upaya seseorang untuk menenangkan pasangannya, meskipun ia sendiri mungkin tidak yakin. Ini menggambarkan konflik antara keinginan untuk tetap optimis dan realitas yang menyakitkan. Kita sering kali berusaha untuk mengatakan hal-hal yang membuat orang lain merasa lebih baik, meskipun kita sendiri tidak yakin apakah itu benar-benar akan terjadi.

Perasaan Kehilangan dan Keputusasaan

Salah satu bagian yang paling menyentuh dalam lagu ini adalah "How is it now, that somehow, you’re a stranger?" Ini menggambarkan perasaan bingung dan sedih ketika seseorang yang dulu sangat dekat kini menjadi asing. Ada rasa kehilangan yang dalam, karena cinta yang dulu begitu kuat kini telah berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dikenali. Ini adalah cerminan dari proses melepaskan seseorang yang pernah sangat berarti dalam hidup kita.

Selain itu, lirik "Something beautiful died too soon" menggambarkan kesedihan atas cinta yang mati terlalu cepat. Kadang, cinta sudah berkembang, tapi belum sempat berkembang sepenuhnya sebelum keadaan memaksanya berhenti. Ini seperti bunga yang layu sebelum mekar, dan rasanya sangat menyakitkan karena bukan cinta yang hilang, tapi waktu yang tidak mengizinkan ia hidup lebih lama.

Melepaskan Bukan Berarti Berhenti Mencintai

Pesan utama dari lagu ini adalah bahwa melepaskan bukan berarti berhenti mencintai. NIKI menyampaikan bahwa ia akan selalu mencintai, meskipun ia harus melepaskan. Ini adalah bentuk kedewasaan dalam menghadapi hubungan yang berakhir. Melepaskan bukanlah kekalahan, melainkan langkah penting untuk memulihkan diri dan melanjutkan hidup.

Lirik "I’m letting go, I’m giving up the ghost" menunjukkan bahwa NIKI siap untuk melepaskan bayang-bayang masa lalu. Ini adalah simbol dari perasaan yang mulai reda, meskipun masih ada rasa sakit. Dengan mengatakan bahwa ia akan selalu mencintai, NIKI menunjukkan bahwa cinta tidak pernah benar-benar hilang, meskipun hubungan telah berakhir.

Jarak dan Waktu sebagai Penghalang Cinta

Lirik "Oceans and engines, you’re skilled at infringing on great love affairs" menggambarkan bagaimana jarak (samudra) dan pergerakan (mesin seperti pesawat atau waktu) ikut menghancurkan hubungan. Ini sangat relevan bagi mereka yang pernah mengalami hubungan jarak jauh atau dipisahkan oleh keadaan. Cinta mereka kuat, tapi kenyataan hidup lebih kuat.

Ini juga menggambarkan betapa sulitnya menjaga hubungan ketika jarak dan waktu menjadi penghalang. NIKI menggambarkan bahwa meskipun cinta itu besar, ia tidak cukup kuat untuk mengatasi semua tantangan yang dihadapi. Ini adalah pesan yang menyentuh karena banyak orang merasa sama dalam situasi yang mirip.

Rasa Hampa Setelah Kehilangan Penopang Hidup

Bagian "Now what do you do when your pillar crumbled down, you’ve lost all solid ground?" menggambarkan kehilangan yang sangat besar — bukan hanya pasangan, tapi juga "pondasi hidup". Ketika cinta pergi, semua hal yang biasa terasa stabil mendadak runtuh. Tidak ada lagi tempat berpijak, dan dunia terasa kosong.

Ini adalah gambaran dari perasaan kehilangan yang mendalam, di mana segala sesuatu yang pernah menjadi penopang hidup tiba-tiba hilang. Ini adalah bagian dari proses penyembuhan, di mana seseorang harus belajar hidup tanpa orang yang pernah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Lagu Ini Adalah Salam Perpisahan Terakhir

Lirik penutup "This is the last falsetto I’ll ever sing to you, My great, lost love" adalah deklarasi paling jujur dari seseorang yang siap berpisah. Ia sadar bahwa ini akhir segalanya. Tak ada lagi lagu, tak ada lagi harapan, tapi tetap ada cinta yang akan selalu tinggal diam-diam.

Ini adalah pesan yang sangat kuat bahwa cinta tidak selalu berarti memiliki, dan kadang yang paling sulit bukan kehilangan orangnya, tapi kehilangan versi diri kita yang tumbuh bersama dia. NIKI mengajak kita untuk berani menangis, mengenang, lalu perlahan belajar merelakan.

Latar Belakang Lagu dan Pengaruhnya

Lagu "Oceans & Engines" dirilis pada 8 Juli 2022 sebagai single promosi kedua dari album kedua NIKI yang bertajuk "Nicole". NIKI menulis lagu ini sejak usianya masih 17 tahun, namun produksi ulang dilakukan saat pandemi. Ini menunjukkan bahwa lagu ini memiliki makna pribadi yang sangat dalam bagi NIKI, karena ia mengungkapkan perasaan yang telah ia alami sejak masa muda.

Menurut wawancara NIKI pada 2022, lagu ini seperti "nyanyian pengantar tidur" karena ia sempat tertidur saat produser mengerjakannya. Ini menunjukkan bahwa lagu ini dibuat dengan perasaan yang sangat tulus dan jujur, tanpa tekanan eksternal.

Lagu ini juga menjadi bagian dari album "Nicole" yang terdiri atas lagu-lagu genre pop nostalgia tentang cerita kehidupan NIKI di masa muda. "Oceans & Engines" berada di babak tengah cerita, menggambarkan perjalanan batin yang kompleks dan penuh perasaan.

Kesimpulan

Makna lagu "Oceans & Engines" oleh NIKI adalah tentang proses melepaskan dengan elegan—meski perih. Lagu ini mengajarkan kita bahwa mencintai tak selalu berarti memiliki, dan kadang yang paling sulit bukan kehilangan orangnya, tapi kehilangan versi diri kita yang tumbuh bersama dia. Melalui lirik-liriknya yang puitis dan jujur, NIKI mengajak kita untuk berani menangis, mengenang, lalu perlahan belajar merelakan.

Lagu ini tidak hanya tentang patah hati, tetapi juga tentang pemulihan. Dengan lirik yang dalam dan emosional, NIKI berhasil menciptakan karya yang menyentuh hati banyak orang. Ini adalah contoh terbaik dari bagaimana musik bisa menjadi alat ekspresi emosi yang kuat dan mendalam.

Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin