BSM8GpO9TfAoTpW6BUO0Gfr0TY==
Breaking
News

Apa Itu Bacem? Cara Membuat dan Manfaatnya dalam Masakan Indonesia

Ukuran huruf
Print 0

bacem tempe khas jogja dengan bumbu manis dan gurih

Bacem adalah salah satu masakan tradisional khas Indonesia yang sangat populer, terutama di Jawa. Dikenal dengan rasa manis, gurih, dan legit, bacem biasanya dibuat dari bahan utama seperti tempe, tahu, atau ayam. Proses memasak bacem melibatkan merebus bahan tersebut dengan campuran bumbu rempah dan gula merah hingga bumbu meresap sempurna. Kombinasi antara manis dari gula merah dan gurih dari bumbu rempah menciptakan harmoni rasa yang khas dan menggugah selera. Tidak hanya lezat, bacem juga memiliki nilai nutrisi yang tinggi karena bahan utamanya seperti tempe kaya akan protein dan serat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang apa itu bacem, bagaimana cara membuat bacem tempe, serta manfaatnya dalam masakan Indonesia. Dengan penjelasan yang mudah dipahami dan langkah-langkah praktis, Anda bisa mencoba membuat bacem sendiri di rumah. Selain itu, kami juga akan memberikan tips dan variasi resep untuk memperkaya pengalaman memasak Anda. Mari simak selengkapnya!

Bacem merupakan metode memasak yang telah turun-temurun diwariskan oleh masyarakat Jawa. Kata "bacem" berasal dari bahasa Jawa yang merujuk pada proses memasak dengan bumbu manis berbasis gula merah. Teknik ini tidak hanya digunakan untuk tempe, tetapi juga untuk bahan lain seperti tahu, telur, atau ayam. Keunikan cara memasak bacem terletak pada penggunaan air kelapa yang memberikan rasa gurih alami. Air kelapa juga membantu melunakkan tekstur bahan masakan sekaligus memperkaya cita rasa. Kombinasi antara manis dari gula merah dan gurih dari bumbu rempah menciptakan harmoni rasa yang khas. Dari segi nutrisi, bacem tanpa digoreng memiliki sekitar 150-180 kalori per 100 gram. Kandungan protein dalam bahan utama seperti tempe tetap terjaga meskipun melalui proses pemasakan dengan bumbu. Ini menjadikan bacem sebagai pilihan lauk yang bergizi dan mengenyangkan untuk keluarga.

Cara memasak bacem sangat sederhana, namun memerlukan kesabaran agar bumbu dapat meresap sempurna. Bahan-bahan yang diperlukan relatif mudah ditemukan, seperti tempe, air kelapa, gula merah, bawang putih, ketumbar, dan daun salam. Untuk membuat bacem tempe, pertama-tama potong tempe menjadi bentuk segitiga atau persegi dengan ketebalan sekitar 1-1,5 cm. Buat keratan kecil di permukaan tempe agar bumbu lebih mudah meresap ke dalam. Setelah itu, haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan kemiri menggunakan blender atau ulek hingga benar-benar halus. Bumbu yang halus akan lebih mudah meresap dan menghasilkan kuah yang kental.

Proses memasak bacem dimulai dengan menumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum dan matang, kurang lebih 3-5 menit dengan api sedang. Masukkan potongan tempe ke dalam tumisan bumbu, aduk perlahan agar bumbu merata di seluruh permukaan tempe. Masak sebentar sekitar 2 menit. Tambahkan air kelapa, gula merah, air asam jawa, dan kecap manis ke dalam wajan. Aduk rata hingga gula merah larut sempurna. Merebus dengan api kecil selama sekitar 30-45 menit hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam tempe. Sesekali aduk perlahan agar tempe tidak lengket di dasar panci. Setelah bumbu meresap, bacem tempe siap disajikan. Jika menginginkan tekstur yang lebih renyah, goreng tempe bacem sebentar dengan minyak panas hingga permukaannya kecoklatan dan crispy.

Untuk menghasilkan bacem tempe yang benar-benar lezat, ada beberapa tips dan trik yang perlu diperhatikan. Pertama, pilih tempe berkualitas yang tidak berbau asam atau berlendir. Tempe yang baik memiliki tekstur padat dengan warna putih bersih. Hindari tempe yang terlalu tua karena teksturnya akan keras setelah dimasak. Gunakan air kelapa segar untuk memberikan rasa gurih alami yang tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan air biasa. Jangan terburu-buru saat memasak; masak dengan api kecil dan biarkan bumbu meresap perlahan. Proses memasak yang terburu-buru akan menghasilkan tempe yang keras di luar namun hambar di dalam. Buat keratan kecil di permukaan tempe untuk membantu bumbu meresap lebih dalam. Pastikan gula merah larut sempurna dan tidak menggumpal. Gula merah yang tidak larut sempurna akan membuat rasa tidak merata. Jika ingin rasa yang lebih creamy dan gurih, tambahkan santan cair saat proses merebus hampir selesai. Simpan bacem tempe dalam wadah tertutup di lemari es jika ingin bertahan 3-4 hari. Panaskan kembali sebelum disajikan untuk mengembalikan aroma dan rasanya. Variasi bumbu seperti serai atau daun jeruk bisa menambahkan aroma segar. Beberapa resep juga menambahkan sedikit terasi untuk rasa yang lebih kompleks.

Selain resep dasar, terdapat beberapa variasi cara memasak bacem tempe yang bisa dicoba untuk menghasilkan cita rasa berbeda sesuai selera keluarga. Bacem tempe tahu adalah kombinasi antara tempe dan tahu dalam satu masakan bacem. Caranya sama dengan resep dasar, hanya saja tambahkan tahu putih atau tahu kuning yang sudah dipotong-potong. Tahu lebih cepat menyerap bumbu dibanding tempe, jadi masukkan tahu sekitar 10 menit setelah tempe mulai direbus. Gunakan tahu yang agak padat agar tidak mudah hancur saat dimasak. Bacem tempe kering dibuat dengan melanjutkan proses memasak hingga air benar-benar habis dan bumbu mengering menempel di tempe. Setelah itu, goreng tempe dengan minyak yang cukup banyak hingga kering dan renyah. Bacem tempe kering lebih tahan lama dan cocok dijadikan camilan atau bekal perjalanan. Bacem tempe basah memiliki kuah yang lebih banyak dan dibuat dengan menambahkan lebih banyak air kelapa serta mengurangi waktu memasak sehingga masih tersisa kuah. Bacem tempe basah sangat nikmat disantap dengan nasi hangat karena kuahnya yang kaya rasa. Bagi yang menyukai rasa pedas, tambahkan cabai merah atau cabai rawit ke dalam bumbu halus. Kombinasi manis, gurih, dan pedas menciptakan sensasi rasa yang unik dan menggugah selera.

Penyajian bacem tempe sangat fleksibel dan bisa disajikan dalam berbagai kesempatan. Cara penyajian tradisional adalah dengan menyajikan bacem tempe di atas piring dengan nasi putih hangat sebagai makanan pokok. Tambahkan sambal terasi atau sambal bajak untuk memberikan sensasi pedas yang menyegarkan. Kombinasi ini merupakan cara paling klasik dan disukai banyak orang. Bacem tempe juga sangat cocok dipasangkan dengan sayur asem, sayur lodeh, atau sayur bening. Kesegaran sayuran menyeimbangkan rasa manis dan gurih dari bacem tempe. Kombinasi ini juga membuat menu makan menjadi lebih lengkap secara nutrisi. Dalam acara-acara besar seperti syukuran atau arisan, bacem tempe sering menjadi salah satu menu lauk yang disajikan. Tata bacem tempe di wadah saji yang menarik dan sajikan dalam keadaan hangat. Bacem tempe yang sudah digoreng lebih praktis untuk penyajian prasmanan karena tidak mudah hancur. Bacem tempe juga merupakan pilihan lauk bekal yang praktis karena rasanya tidak mudah basi dan tetap enak meskipun sudah dingin. Masukkan bacem tempe ke dalam kotak bekal bersama nasi dan sayuran. Untuk bekal, sebaiknya gunakan bacem tempe yang sudah digoreng agar lebih awet.

Sejarah dan Asal Usul Bacem

Bacem memiliki akar sejarah yang dalam dan merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia, khususnya Jawa. Istilah "bacem" berasal dari bahasa Jawa yang berarti "menggunakan bumbu manis". Dalam konteks masakan, bacem merujuk pada proses memasak bahan makanan dengan bumbu yang terdiri dari gula merah, bumbu rempah, dan air kelapa. Teknik ini tidak hanya digunakan untuk tempe, tetapi juga untuk bahan lain seperti tahu, ayam, atau telur. Bacem adalah salah satu cara tradisional yang digunakan untuk mengawetkan dan meningkatkan rasa makanan.

Sejarah bacem dapat ditelusuri kembali ke masa lalu ketika masyarakat Jawa menggunakan bumbu manis untuk mengawetkan makanan sebelum teknologi pengawetan modern ditemukan. Gula merah dan bumbu rempah menjadi bahan utama dalam proses ini karena kemampuannya untuk menjaga kualitas makanan selama beberapa hari. Selain itu, bacem juga menjadi cara untuk memberikan rasa yang lebih kompleks pada makanan sederhana seperti tempe dan tahu. Dengan waktu yang cukup lama, bumbu dapat meresap ke dalam bahan makanan, menghasilkan rasa yang kaya dan istimewa.

Bacem tidak hanya digunakan dalam masakan sehari-hari, tetapi juga dalam acara-acara spesial seperti upacara adat atau perayaan. Di Jawa, bacem sering disajikan sebagai lauk pendamping nasi putih, terutama dalam makanan khas seperti nasi uduk atau nasi kuning. Dalam masyarakat Jawa, bacem juga memiliki makna simbolis, di mana rasa manis dan gurih dari bacem melambangkan keharmonisan dan keseimbangan dalam hidup. Oleh karena itu, bacem tidak hanya menjadi bagian dari masakan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya dan tradisi masyarakat Jawa.

Manfaat Nutrisi dari Bacem

Bacem tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat nutrisi yang signifikan. Bahan utama seperti tempe kaya akan protein, serat, dan vitamin B kompleks. Protein dalam tempe membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, sementara serat membantu pencernaan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Vitamin B kompleks, termasuk B1, B2, dan B6, berperan penting dalam metabolisme energi dan fungsi saraf.

Gula merah yang digunakan dalam bacem bukan hanya memberikan rasa manis, tetapi juga mengandung mineral seperti besi, kalsium, dan magnesium. Mineral ini penting untuk menjaga kesehatan tulang, fungsi jantung, dan kesehatan kulit. Namun, penting untuk mengonsumsi bacem dengan bijak karena gula merah mengandung kadar gula yang tinggi. Konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan, terutama bagi penderita diabetes atau masalah kesehatan lainnya.

Air kelapa yang digunakan dalam bacem juga memiliki manfaat kesehatan. Air kelapa kaya akan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium, yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi. Selain itu, air kelapa juga mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Bumbu rempah seperti bawang putih, ketumbar, dan daun salam juga memberikan manfaat kesehatan. Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang membantu melindungi tubuh dari infeksi. Ketumbar memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan sistem imun. Daun salam mengandung senyawa yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.

Secara keseluruhan, bacem merupakan makanan yang kaya akan nutrisi dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dengan proporsi yang tepat. Dengan kombinasi bahan-bahan alami dan bumbu rempah yang kaya akan manfaat, bacem tidak hanya memenuhi kebutuhan rasa, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tips dan Trik Membuat Bacem yang Lebih Sempurna

Untuk menghasilkan bacem yang lebih lezat dan sempurna, ada beberapa tips dan trik yang dapat Anda terapkan. Pertama, pastikan bahan-bahan yang digunakan segar dan berkualitas. Pilih tempe yang tidak berbau asam atau berlendir, dan gunakan air kelapa segar untuk memberikan rasa gurih alami. Jika air kelapa tidak tersedia, Anda dapat menggunakan air biasa, tetapi hasilnya akan sedikit berbeda. Selain itu, pastikan gula merah yang digunakan sudah disisir halus agar larut sempurna dalam bumbu.

Kedua, perhatikan waktu dan suhu saat memasak. Bacem memerlukan waktu yang cukup lama agar bumbu dapat meresap ke dalam bahan makanan. Masak dengan api kecil dan biarkan bumbu meresap perlahan. Jangan terburu-buru karena proses yang terburu-buru akan menghasilkan bacem yang keras di luar dan hambar di dalam. Sesekali aduk bumbu agar tidak lengket di dasar panci dan bumbu meresap merata.

Ketiga, tambahkan bumbu secukupnya sesuai selera. Jika Anda ingin rasa yang lebih gurih, tambahkan sedikit kecap manis atau santan cair. Jika Anda menyukai rasa pedas, tambahkan cabai merah atau cabai rawit ke dalam bumbu halus. Kombinasi manis, gurih, dan pedas menciptakan sensasi rasa yang unik dan menggugah selera. Namun, jangan terlalu banyak menambahkan bumbu agar tidak mengganggu rasa alami dari bahan utama.

Keempat, gunakan teknik penggorengan yang tepat jika Anda ingin bacem memiliki tekstur renyah di luar. Setelah bumbu meresap dan air hampir habis, angkat bacem dan goreng sebentar dengan minyak panas hingga permukaannya kecoklatan dan crispy. Namun, hindari menggoreng terlalu lama karena dapat membuat bacem terlalu kering dan keras. Jika Anda ingin bacem tetap lembut, cukup masak dengan bumbu tanpa menggoreng.

Kelima, simpan bacem dengan benar agar tetap segar dan tahan lama. Jika ingin menyimpan bacem untuk waktu yang lebih lama, masukkan ke dalam wadah tertutup dan simpan di lemari es. Panaskan kembali sebelum disajikan untuk mengembalikan aroma dan rasanya. Jika ingin bacem tetap segar, segera sajikan setelah dimasak. Dengan mengikuti tips dan trik ini, Anda dapat membuat bacem yang lezat dan sempurna sesuai dengan selera Anda.

Variasi Resep Bacem untuk Rasa yang Berbeda

Bacem tidak hanya terbatas pada resep dasar, tetapi juga bisa diubah dengan berbagai variasi untuk menciptakan rasa yang berbeda sesuai dengan selera Anda. Salah satu variasi yang populer adalah bacem tempe tahu, yang merupakan kombinasi antara tempe dan tahu dalam satu masakan bacem. Caranya sama dengan resep dasar, hanya saja tambahkan tahu putih atau tahu kuning yang sudah dipotong-potong. Tahu lebih cepat menyerap bumbu dibanding tempe, jadi masukkan tahu sekitar 10 menit setelah tempe mulai direbus. Gunakan tahu yang agak padat agar tidak mudah hancur saat dimasak.

Variasi lainnya adalah bacem tempe kering, yang dibuat dengan melanjutkan proses memasak hingga air benar-benar habis dan bumbu mengering menempel di tempe. Setelah itu, goreng tempe dengan minyak yang cukup banyak hingga kering dan renyah. Bacem tempe kering lebih tahan lama dan cocok dijadikan camilan atau bekal perjalanan. Jika Anda ingin rasa yang lebih creamy dan gurih, tambahkan santan cair saat proses merebus hampir selesai. Santan akan memberikan tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih kaya.

Bacem tempe basah adalah varian lain yang memiliki kuah yang lebih banyak. Cara membuatnya adalah dengan menambahkan lebih banyak air kelapa dan mengurangi waktu memasak sehingga masih tersisa kuah. Bacem tempe basah sangat nikmat disantap dengan nasi hangat karena kuahnya yang kaya rasa. Bagi yang menyukai rasa pedas, tambahkan cabai merah atau cabai rawit ke dalam bumbu halus. Kombinasi manis, gurih, dan pedas menciptakan sensasi rasa yang unik dan menggugah selera.

Dengan variasi resep bacem yang beragam, Anda dapat mencoba berbagai cara memasak bacem sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Bacem tidak hanya menjadi hidangan yang lezat, tetapi juga menjadi pilihan yang fleksibel untuk berbagai kesempatan, baik dalam makanan sehari-hari maupun dalam acara spesial. Dengan eksplorasi rasa yang berbeda, bacem akan tetap menjadi hidangan favorit yang disukai oleh banyak orang.

Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin