Ad

He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar

Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan He, His, dan Him

Suara Baru, Pendidikan - Pernah bingung bedain “he”, “him”, dan “his” pas bikin kalimat Bahasa Inggris? Kamu nggak sendirian. Banyak yang masih ketuker antara subjek, objek, dan kepemilikan.

Tiga kata ini termasuk kata ganti orang ketiga tunggal untuk laki-laki. Kalau salah pakai, kalimatmu bisa terdengar aneh atau bahkan berubah arti.

Di artikel ini kita bahas perbedaan he, him, dan his secara santai plus contoh praktis biar langsung bisa kamu terapkan sehari-hari.

Apa Itu He, Him, dan His?

He adalah subject pronoun. Artinya kata ganti yang dipakai sebagai subjek kalimat. He merujuk pada laki-laki atau seseorang yang bersifat maskulin.

Him adalah object pronoun. Kata ini dipakai sebagai objek dalam kalimat. Artinya “dia” atau “beliau” yang menerima tindakan.

His adalah possessive adjective atau possessive pronoun. His menunjukkan kepemilikan milik laki-laki. Jadi artinya “miliknya” atau “kepunyaannya”.

Kapan Harus Pakai He?

Pakai he kalau yang kamu bicarakan adalah subjek yang melakukan aksi. He selalu berdiri di awal atau sebagai pelaku utama kalimat.

Contoh praktis:  

He loves coffee every morning.  

He will join the meeting later.  

He eats vegetables every day.

Tips mudah: Kalau bisa diganti “dia laki-laki yang melakukan sesuatu”, langsung pakai he.

Kapan Harus Pakai Him?

Pakai him kalau kata ganti itu menjadi objek. Artinya dia menerima aksi dari subjek lain.

Contoh praktis:  

I called him yesterday.  

Do you really love him?  

She met him at the mall.  

My mom always praises him.

Tips praktis: Kalau setelah kata kerja atau preposisi (to, for, with, about), hampir selalu him yang tepat.

Kapan Harus Pakai His?

Pakai his untuk menunjukkan kepemilikan. His bisa berdiri sebelum kata benda atau menggantikan kata benda yang sudah jelas.

Contoh praktis:  

His smile makes me happy.  

I like his new house.  

His mother is very kind.  

That book is his.

Tips cepat: Kalau bisa diganti “milik dia laki-laki”, langsung pakai his. Jangan sampai ketuker dengan him.

Contoh Kalimat Lengkap Biar Lebih Jelas

He  

He saved the whole team.  

He paid no attention to the warning.  

He asked how long it would take.  

He was making his favorite dish.  

He parked the truck in front of the house.

Him  

They could not help him.  

She looked down at him and sighed.  

I’m not like him.  

Let us go and ask him.  

A servant followed him carrying the bag.

His  

Nurturing was in his personality.  

She gazed up at his face.  

Would you like to read his speech?  

He cleared his throat.  

He leaped from his horse.  

Alex took her into his arms.

Tips Praktis Biar Nggak Salah Lagi

Coba ingat rumus sederhana ini:  

He = pelaku (subjek)  

Him = penerima (objek)  

His = kepemilikan  

Latihan setiap hari dengan mengganti nama teman laki-laki jadi he/him/his. Misalnya ganti “Budi” jadi he, him, atau his di beberapa kalimat.

Kalau masih ragu, baca ulang kalimat dengan mengganti he/him/his jadi “dia laki-laki” atau “miliknya”. Kalau terdengar natural, berarti sudah benar.

Hindari kesalahan umum: jangan bilang “I love he” atau “This is him book”. Selalu cek posisi kata ganti dalam kalimat.

Daftar Referensi

  • Cambridge Dictionary – Pronouns (he, him, his)  
  • British Council – Personal Pronouns and Possessives  
  • Oxford Learner’s Dictionaries – He / Him / His  
  • YourDictionary – Examples of He, Him, and His 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
  • He, His, dan Him: Perbedaan, Contoh Kalimat, dan Cara Penggunaan yang Benar
Ad
Ad
Ad